kamu pake explorer ya ? blog-ku ini g' optimal ama explorer . Pakai Mozilla aja ! Bagus .
________________________________________________________________________
Penampilan foto hanya agar kalian bisa merasa dekat dan akrab dg-ku . ga' ada lainnya .
________________________________________________________________________

Silahkan Mampir juga keblogku yg ini . klik aja gambar dibawah ini !

Rabu, 11 Maret 2009

PENGALAMAN SPIRITUAL-KU YG ANEH & NYATA .

 Sunset

Kalian boleh percaya atau ngga’ kok . tenang aja atuh , yg penting kejadian ini nyata banget dan ga’ ngarang2 . lagian rugi banget lah jika aku karang2 sendiri.apa untungnya gitu loh … namun orang2 yg langsung terlibat dengan peristiwa saat itu ngga’ aku sebutin namanya , soale udah jadi pesenan gitu sih .  

- YANG PERTAMA :

adalah saat aku menjadi khodam ndalem ( pembantu rumah ) seorang kyai . beliau tuh sangat terkenal dg ke-waliannya ( wali adalah seseorang yg diberi derajat istimewa oleh Allah . dan sebutan yg lebih mudah adalah ‘ kekasih Allah’) . gini deh kisahnya : beliau tuh membuat aku heran waktu itu . gimana ngga’ , wong rame orang bilang jika kyai A ( sebut aja dg nama itu ) itu adalah kekasih Allah atau seorang wali-NYA . namun kenyataannya ? aku ngga’ pernah ngelihat beliau sholat . nah lho , aneh ngga’ ? . hari demi hari aku selalu perhatikan beliau disaat dirumah . meski aku sedang mengerjakan tugas-2 sebagai khodam seperti biasanya, namun hati ini bergejolak tanda Tanya : “ kenapa beliau tak pernah sholat ? . bukankah beliau seorang wali Allah ?” . itu saja yg selalu menggangu pikiranku tiap hari . hingga disuatu hari , pikiran seperti tadi sangat meng-gangguku ngga’ seperti biasanya . hingga aku berkesimpulan begini : 

“ percuma aku menjadi seorang khodam seorang kyai yg ngga’ pernah sholat . apa nya yg aku contoh dari beliau ? barangkali aja orang2 diluar sana keliru dg menyebut beliau seorang wali “ . disaat hati sangat bergejolak , tiba2 kyai A memanggilku : “ Gus … sini sebentar . letakkan sapunya “ .

aku kaget beliau panggil aku . aku segera mendekat . aku duduk sopan seperti layaknya santri dihadapan kyai-nya . oleh beliau aku disuruh lebih deket lagi . aku-pun lebih dekat lagi . aku sangat sungkan sekali . beliau melihat aku dalam2 . seakan tahu apa yg ada dihati ini . dan tiba2 beliau mengarahkan tangannya ke-kepala belakangku . entah apa yg terjadi yg penting aku tertidur dg posisi duduk seperti semula .

dalam tidur itu aku bermimpi se-akan berada disuatu tempat yg tanahnya serba putih dan bersih . luas banget deh tempatnya . aku sendirian disitu . sepi ngga’ ada sapa2 . dan ternyata agak jauh terlihat ada masjid satu2-nya yg terlihat . aku dekati masjid itu . belum sampai aku memasuki masjid itu , ternyata pundakku ada yg pegang . aku menoleh . ternyata kyai A itu ada didekat ku . beliau bilang :

“ sampeyan wudhu’ dulu . mari kita sholat berjama’ah dg ku “ .

aku langsung mengambil air wudhu’ . setelah selesai , aku memasuki masjid itu dan ternyata beliau sudah menungguku . setelah aku mendekat , maka sholat berjama’ah dimulai . Cuma aku dan kyai A itu . dan beliau sebagai imamnya . tahu ngga’ , berapa kali sholat yg kita kerjakan ? , ternyata 200 rokaat yang tiap-tiap 2 rokaat , salam . lama banget kan ? tapi ngga’ ngerasa capek sama sekali tuh dalam mimpi itu . dan apa yg terjadi selanjutnya ?

“ Gus , bangun . bangun “ .

aku terbangun karena beliau membangunkan aku dg memukul pelan kaki-ku . setelah aku terbangun , beliau bilang :

“ nah , semoga itu tadi bisa menjawab semua pertanyaan hati sampeyan “ .

aku ngerasa salah saat itu . aku menangis dan minta maaf pd beliau . beliau Cuma senyum dan bilang : yo . . . ngga’ apa-apa . saya seneng kok dg sampeyan . kalau ngga’ seneng buat apa yg tadi itu terjadi “ . kata beliau . legah rasanya .

tahu ngga’ , berapa lama aku tertidur ( atau ditidurkan ? ) tadi hingga mimpi sholat berjama’ah 200 rokaat ? Cuma ga’ kurang 5 menit aja ! wah , luar biasa ! dan ini bener2 terjdi dan ngga’ pernah aku lupakan se-umur hidupku .

thanks – abi .

- YANG KEDUA :

ini terjadi ketika hari jum’at . kebetulan di-desa ku sendiri . ngga’ tahu kenapa kok terjadi padaku . gini kisahnya :

sebut saja beliau dg nama ‘ kyai B ‘ . beliau itu sangat ‘alim , zuhud dan wara’ . lumayan sepuh umurnya . beliau sangat akrab dan sayang sekali padaku . dalam hal berbincang-bincang dimana-pun tempatnya , beliau selalu panggil aku . intinya beliau suka jika ada aku disampingnya ( ini memang beliau katakan padaku ) .

hanya sholat , berdzikir ,mengaji dan muthala’ah kerja beliau sehari-hari . dengan kyai B ini , aku mengalami banyak kejadiab aneh . dan itu ngga’ bisa terbantahkan karena aku sendiri yg mengalaminya . percaya or ngga’ emng itu kejadiannya . aku sering diajak keluar oleh beliau dg mobil sedan lamanya . sering makan bareng . dan beliau suka becanda . lucu kok kalau becanda. Namun jika aku punya salah , maka ngga’ tanggung2 kalau marah padaku . aku pernah dilempar bakiak ( sandal kayu ) dan lain2-nya . tapi itu beliau lakukan karena rasa saying-nya padaku kok . nah sekarang , aku tulis beberapa kejadian antara aku dan kyai B itu :

1 . dihari jumat saat itu , mendung sekali . namun yg namanya umat islam semuanya pada berangkat kemasjid . aku-pun juga berangkat kemasjid itu yg jaraknya 100 meteran dari rumahku .

nah , ketika sholat jumat selesai , aku pulang dg jalan kaki . namun ditengah perjalanan pulang hujan mendadak turun dg lebatnya bercampur angin lagi . aku berhenti dan berteduh dibawah pohon besar .

ah, hujan ini pasti lama pikirku . disaat aku berteduh itu , aku lihat kyai itu berjalan ditengah hujan lebat tanpa memakai payung . aku lihat aja dg heran . tiba-tiba beliau mendekati aku dan bilang gini :

“ bi , sini bi . ngapain disitu ? “ Tanya beliau sambil menghampiriku .

“ hujan yai . nanti basah semua “ . jawabku .

dan aneh bener lo , beliau sendiri bajunya kering . padahal dari tadi beliau berjalan dibawah hujan lebat itu .

“ ya sudah , sekarang ikut aku dan pegang aku , jangan kawatir “ .

gitu kata beliau padaku . aku sih heran dan nurut aja . dan apa yg terjadi ? selama aku pegangan badan beliau dan berjalan dibawah hujan lebat itu , ngga’ setetes air hujan-pun yg menyentuh tubuh dan bajuku . hingga didepan rumahku , beliau bilang :

“ nah tuh bi , sudah sampai . sekarang kamu pulang “ .

sampai disini nih , aku lepaskan pegangan kebadan beliau . dan aku berlari menuju rumahku yg mungkin berjarak 7 meteran . tau ngga’ ketika aku berlari menuju rumah ku itu kenapa ? basah ! karena udah ngga’ pegangan lagi dg beliau . aku lihat baju ku yg hampir basah semuanya itu . aku heran juga . lalu aku lihat beliau yg masih berdiri diluar itu . beliau Cuma tersenyum padaku . dan ? beliau masih tetap kering . subhanallah !

2 . masih dg kyai B tadi . saat musiman pulang haji . ini bermula ketika aku mendengar kabar : bahwa banyak orang yg ketika dimakkah, mengaku bertemu dg kyai B itu , bahkan beliau itu yg memimpin manasik haji disana . itu ngga’ tahun ini aja , sering aku dengar kabar seperti itu ditahun2 yg lalu . terus anehnya dimananya bi ?

ya gimana ngga’ aneh , wong beliau setahuku ada dirumah kok . hampir tiap hari aku bertemu dan berbincang dg beliau . bahkan keluarga dan tetangga merasa yakin bahwa kyai B itu ngga’ naik haji . kok tiba2 sering ada yg bilang bertemu dimakkah dg beliau .

nah suatu ketika , aku dipanggil oleh beliau siang itu . akupun menghadap . beliau berkata padaku :

“ sini bi . kenapa ? kamu heran ya banyak yg bilang saat dimakkah banyak bertemu dg ku ? “ . Tanya beliau dg senyum padaku .

lo ? kok beliau tahu ? tambah heran aku .

“ enggeh ( iya ) yai “ . jawabku singkat .

beliau menoleh kekanan dan kiri . begitu sepi beliau pegang tanganku dan ajak aku .

“ sini ikut aku “ .

tanganku beliau pegang dan diajak menuju pintu belakang . bisanya pintu itu sering aku buat jalan keluar jika ingin ketempat tetangga belakang rumah itu . memang belakang rumah kyai B itu banyak rumah tetangga . namun saat ini lain . begini , begitu dekat pintu itu , beliau berkata padaku :

“ coba kamu buka pintu itu bi . jangan lupa baca bismillah dulu “ .

perintahnya . beliau tetep berdiri aja . sedang aku menuju pintu itu dan membukanya . dan apa yg terjadi ? ternyata rumah tetangga yg biasanya aku lihat tak ada disana . dan yg aneh adalah tanahnya ngga’ seperti tanah biasanya , agak putih dan berpasir . luas banget . dan diujung tanah itu banyak orang yg berpakaian putih2 sama dg pakaian orang yg lagi naik haji saat manasik . terlihat juga banyak bangunan dari jauh yg tidak seperti bangunan rumah Indonesia . tapi bangun rumah2 arab .

tertegun aku melihatnya . nggak terasa aku bengong ( bisa jadi saat itu aku ngiler hehehe ) .

“ nah , itulah kota makkah . jika saya mau sholat atau naik haji kemakkah , maka aku lewat disini “ . kata beliau tenang .

sedang aku ? ya gitu , sukses bingung dan bengong terus . beliau berpesan lagi begini :

“ bi , aku pesan padamu , selagi aku masih hidup , jangan pernah kau ceritakan hal ini pada siapapun juga sampai aku meninggal nanti . tadi itu hanya Cuma membuktikan kebesaran Allah jika berkehendak pada mahluk-NYA . dan sekarang kamu sudah tahu dan mengerti . tak ada yg sulit bagi Allah . apapun diberikan buat para kekasih2-NYA “ .

pesan beliau . aku menitiskan air mata saat itu . ngga’ tahu lagi apa yg aku rasa . yang pasti , aku semakin mencintai beliau dan para kekasih2-Allah lainnya . semoga aku dapat keberkahan atas peristiwa itu . karena beliau sudah wafat , maka mulai aku kisahkan . tapi tidak dengan menyebut nama beliau dg berbagai alasan .

thanks- abi .

3 . masih tetep dg kyai B tadi . suatu ketika beliau lihat aku sedang naik sepeda motor. beliau menepuk tangan memanggilku saat melihat aku . lalu setelah aku menghampiri beliau , aku berkata :

“ dalem yai ( iya kyai ) “

sambil menunduk sopan aku menghadap beliau .

“ tolong bi , bungkusan ini kamu kasihkan ke istriku dirumahnya . cepet ya karena sudah ditunggu “ .

perlu diketahui saat menyuruhku itu beliau dirumah istri mudanya . sedang bungkusan itu disuruh mengirim ke rumah istri tuanya yg jaraknya mungkin 150 meter-an .

“ inggih ( iya ) “

kataku dan segera membawa bungkusan itu dg segera . aku kebut motorku . mungkin Cuma 1-2 menitan maka sampailah aku didepan rumah kyai B itu . setelah aku pencet bel dan salam , tiba2 pintunya terbuka dan yg keluar adalah kyai B itu sendiri .

hah? Aku jadi heran . bukan-kah yg nyuruh aku tadi juga kyai B ? . saat bengong , beliau bilang :

“ sini bi , sudah tak tunggu dari tadi “ .

sekali lagi , hah ? ah entahlah ! allahu akbar ! .

thanks – abi .

4 . ini masih dengan kyai B . saat itu aku masih mondok dikediri . ketika aku pulang kerumah Surabaya , aku dipanggil oleh kyai B itu . ketika aku sowan kerumah beliau , beliau bertanya :

“ bi , kamu sudah berapa tahun mondok di kediri ? “ . Tanya beliau

“ insyaallah 5 tahunan yai “ . jawabku .

“ oh lumayan , kamu harus rajin belajar-nya . mumpung masih ada orang tua . dan mumpung saya masih hidup , bisa ngawas-ngawasi kamu . ingat bi , hidup-ku ini kurang 3 tahunan lagi . gunakan waktumu sebaik-baik-nya “ . pesan beliau padaku.

“ hah ? kurang 3 tahunan lagi ? yang bener nih ? “ .

batinku saat mendengar pembicaraan kyai B tadi . emang seakan ga’ masuk di-akal sih . namun aku percaya saat itu .

hari berganti hari dan tahun berganti tahun , aku sudah lupa dg ucapan kyai B tadi . lagian beliau dulu berpesan agar tak ngasih tahu siapapun juga . namun semuanyan sudah aku catat dibuku harianku .

sekarang sudah 3 tahun kurang 3 bulan sejak beliau berkata yg dulu itu . dan aku-pun lupa akan hal kematian itu. Seperti biasa , tiap aku bertemu beliau pasti aku dipanggilnya . seperti saat ini :

“ bagaimana kabar kamu BI ?” . Tanya beliau ketika bertemu dgku .

“ alhamdulillah baik yai “ . jawabku sopan banget .

“ inget bi , jangan malas-malasan ya , aku doakan kamu semoga mendapakan ilmu yg bermanfaat . dan kamu harus inget lagi , umur-ku sekarang tinggal 3 bulanan lagi” . pesan beliau padaku .

“ hah ? aku semakin deg2-an aja dengernya . tapi bukankah beliau saat ini sehat wal-afiat ? “ batinku .

begitulah , sejak pesan itu aku terima , aku selalu gelisah . dan tak terasa sekarang waktunya 3 tahun kurang 3 minggu lagi sejak pesan yg pertama dulu . dan sama seperti yg sebelumnya , aku dipanggil beliau dan selalu berpesan agar selalu rajin dan jaga sholat 5 waktu.

“ saat ini umurku kurang 3 minggu lagi bi “ .

itulah pesan beliau padaku . dan aku merasa sangat terharu . sepertinya aku belum siap ditinggalkan beliau . segera aku catat pesan beliau seperti yg sebelumnya dibuku-ku .

singkat kisah , hari ini adalah waktunya 3 tahun kurang 3 hari lagi . aku gelisah sekali . terkadang aku menangis dalam kesendirianku . apalagi aku lihat kyai B sudah mulai sakit . namun beliau mamanggilku lagi . seperti yg sebelumnya,beliau berpesan yg baik2 padaku . dan yg terakhir berpesan dg berbisik pd-ku karena sakit :

“ saat ini umurku tinggal 3 hari bi , sungguh rasa syukur-ku tak bisa dibatasi oleh apapun . aku rindu bertemu Allah dzat yg indah “ .

itulah pesan beliau dg berbisik dg ku . aku menangis . aku pegang tangan beliau . aku ciumi . dan aku minta maaf jika terdapat kesalahan selama ini . beliau tersenyum . dan aku disuruh pulang dan berpesan utk menyimpan rahasia ini .

setelah bertemu dg beliau siang tadi , ternyata beliau dibawa kerumah sakit oleh keluarganya . dan singkat kisah , genap 3 hari yg sudah beliau pesankan padaku sejak 3 tahun yg lalu , 3 bulan yg lalu dan 3 minggu yg lalu akhirnya beliau menghembuskan nafasnya yg terakhir dg husnul khotimah .

beliau meninggal dunia dg wajah yg bersinar dan tersenyum . aku cium kening beliau . aku lihat wajah beliau yg begitu indahnya . aku menangis .., dan ah , kalian pasti bisa membayangkan rasa hatiku saat itu . dan hari ini aku tulis kisah ini .

thanks – abi .

 

- YANG KETIGA :

Kalau yang ini terjadi saat aku masih dipesantren . disamping aku mencari ilmu disana , aku juga mencari barokah dg menjadi khadam ( pembantu kyai ) disana . kebetulan saat itu aku sedang bersih-bersih rumah gus ( panggilan putra kyai-ku ). Namanya ga’ perlu aku sebutin deh . aku inget kala itu sore menjelang maghrib. aku lihat gus sedang main catur dari tadi dengan orang yg gemuk dan gundul kepalanya . pikirku kok main caturnya dari tadi ga’ selesai-selesai sih? Apa ga’ capek ya ? apalagi tamu gus itu banyak omong dan ketawanya keras banget. Kenapa sih gus kok ngga’ nyuruh dia pulang aja ? . yang anehnya lagi , gus kelihatan agak sopan dikitlah dan agak nurut dg orang itu . kalau dilihat dari segi bentuk sih,orang gundul itu bukan kyai atau sejenisnya deh . habis cara ngomongnya dan lagaknya kasar dan sok banget sih . jengkel aku dibuatnya .

hingga jam 8 malem baru terdengar orang gundul itu pamit . aku intip dari dalem. Terlihat gus kok salaman pake cium tangan orang itu ya ? wah , aku curiga nih . jangan-jangan tamu itu bukan orang sembarangan . kalau ngga’ , mana mungkin putra kyai-ku cium tangan sama dia . ya kan ? .

karena penasaran , aku ikuti tamu itu sampai ketempat penyebrangan sungai brantas . sungai besar dan deras lo . biasanya disana ada jasa penyebrangan pakai perahu . namun kali ini orang yg jaga perahunya ngga’ ada . mungkin pulang bentar untuk makan . orang gundul itu merasa capek nunggu , akhirnya dia ga’ sabar . orang itu tiba2 masuk aja ke-air sungai brantas itu .

hah ? dengan mata kepalaku sendiri aku lihat orang itu berjalan diatas air dengan enaknya . terus dan teruuus melangkah diatas air hingga sampai. Masya allah . terbengong aku dibuatnya .

ketika aku kembali ketempat gus-ku , aku memberanikan diri bertanya pada beliau , siapa sebenarnya tamu itu? Dengan senyum beliau menjawab : “ opo to ? ora usah weruh ! kono , ndang mangan wae ( apa sih ? ngga’ perlu tahu! Sana , cepet makan ! ) .

yah , siapa ya kira-kira ? .

thanks – abi -

- YANG KE-EMPAT :

Kalau ini terjadi dizaman saat masih mondok juga . sudah menjadi kebahagianku jika bisa sowan ke-kyai-kyai sepuh yg penuh barokah . jadi intinya , selama aku berada dipesantren , aku tuh selalu Tanya dan Tanya tentang sosok kyai yg masih hidup yg anti politik ( kata ayahku , jika kyai sudah terlibat praktis politik maka seperti ular yg kehilangan bisa racunnya ) dan berprilaku seperti layaknya kyai-kyai kuno .  siapa-pun kyai itu , jika memang ada kyai seperti itu maka aku segera berangkat dan sowan kepada beliau untuk sekedar silaturrahmi dan minta do’anya .

aku ini orangnya kurang bisa mendekatkan diri pada Allah , maka selayaknya aku berusaha mendekati orang-orang yg selalu mendekat pada Allah . agar disamping mendapat berkahnya , juga sebagai penyemangat hidup . seperti saat ini aku mendengar kabar bahwa didaerah perbatasan daerah kediri dan kertosono terdapat pesantren kecil yg di-asuh oleh seorang kyai sepuh yg umurnya mungkin lebih dari 100-an . beliau sangat zuhud dan wara’ sekali hidupnya . sebut saja namanya kyai ‘Z’ .banyak yang bilang beliau itu se-orang kekasih allah ( wali ) . karomahnya sangat banyak .

nah yg membuat aku tertarik adalah karomah beliau yg jika beliau belajar / muthala’ah kitab klasik kuno ( kitab kuning ) jika ada yg kurang faham dengan salah satu tulisan dikitab itu , maka beliau diam sejenak dengan berkirim fatihah pada sang pengarang kitab tersebut agar dapat petunjuk apa yg dimaksud dg tulisan itu . dan apa yg terjadi ? ternyata ‘sang pengarang kitab’ itu datang dihadapan beliau dan menjelaskan maksud dari tulisannya itu . setelah selesai dan bisa dipahami , maka sang pengarang kitab itu menghilang . pada awalnya aku ragu , namun kejadian itu pernah terjadi dihadapan orang banyak . dan aku-pun sempat bertanya dg beberapa saksi . dan ternyata mereka meng-iya-kan kejadian itu .

Nah , dengan kemantapan yg bulat aku berangkat sowan ketempat kyai Z itu . namun , setelah disana tepat habis sholat dhuhur beliau sedang mengajar . para santri sudah pada menunggu kedatangan kyai Z . akupun ikut duduk bersama para santri-santri itu . tak lama sang kyai keluar rumah dg digandeng 2 orang santrinya untuk berjalan menuju tempat beliau mengajar. karena sudah terlalu tua dan harus dibantu jalannya . aku lihat dg seksama kyai itu , subhanallah memang sangat terlihat sinar ilahi yg memancar diwajah beliau . sangat berwibawa dan anggun sekali . namun ternyata kelihatannya kedua mata-nya telah memutih pada hitamnya . itu bertanda kedua mata beliau sudah buta .

setelah beliau sampai dan duduk , mulailah pengajian itu . cukup tebal kitabnya ( aku lupa ) . namun dg mata buta beliau masih bisa baca ? masya-allah . . . ini suatu anugrah yg tak semua kyai memiliknya , bathinku . Namun aku sempat kecewa karena ketika beliau memulai pengajiannya , ternyata pembacaan perkalimat pd kitab itu ngga’ jelas sama sekali . istilahnya nggeremeng ( tau ngga’ ? ) . sekilas jika didengerin bunyi-nya seperti ini :

“ HHHAAEEENNGGG ….NGGG …EEEEENNNNNGGGG … “

nah gimana coba , kalian bisa ngerti nggak ? aku jadi bingung dengernya . tapi ada yg aneh , para santri lainnya kok nyantai aja yah menyimaknya ? bahkan ngga’ sedikit yg sesekali meng-angguk-an kepalanya ( mantuk2 ) tanda mengerti . wah , fenomena apa ini ? . akhirnya aku Tanya berbisik dg santri yg ada disampingku :

“ kang , emang sampeyan bisa jelas ya denger suara kyai ?”. tanyaku .

“ iya , cukup jelas kok “. Jawabnya . aduh kok bisa ya ? .

“ lho kang , saya kok mendengarnya ngga’ jelas banget lho ?“ . tanyaku lagi .

“ sampeyan sejak kapan disini ? “ . kata santri itu balik bertanya padaku .

“ sejak tadi siang “.

“ memang begitu mas , jika belum 3 hari maka ngga’ jelas suara beliau . nginep dulu disini 3 hari insyallah akan normal “ . kata santri itu menjelaskan .

karena kebulatan tekad-ku , akhirnya aku berniat nginap dipesantren kyai Z itu selama 3 hari . tiap hari selama nginap aku selalu mengikuti sholat berjama’ah dan pengajian kyai Z itu . namun tetap seperti semula , yg aku denger suara kyai tetep seperti suara yg ngga’ jelas itu .

akhirnya genap 3 hari aku menginap . saat waktu subuh, aku siap-siap berjama’ah seperti biasanya , yg di-imami langsung oleh kyai Z . tahu apa yg terjadi ? saat mulai berjamaah terdengar sang imam sangat merdu dan fasih dalam pembacaan fatihah dan surat alquran . ternyata setelah selesai sholat , aku baru tahu jika yg sebagai imam sholat tadi adalah kyai Z itu sendiri . subhanallah … baru inget bahwa aku sudah 3 hari disini . dan sudah saatnya bisa mendengar suara kyai itu dengan jelas .

begitu juga dengan pengajian beliau yg selama ini aku dengar sangat nggeremeng dan ngga’ jelas , namun mulai hari ini yg aku dengar dari kyai Z adalah suara yg sangat berwibawa dan jelas sekali . bahkan ketika beliau menjelaskan isi dari kitab itu , terdengar sangat jelas dan berbahasa yg indah. Sampai tertegun aku mendengarnya . legah hatiku .

dan tau ga’ ? ada lagi kejadian aneh dan nyata disaat ngaji itu . saat kyai Z itu sedang ditengah2 pengajian , dalam hati aku bilang ( sekali lagi , dalam hati lo ! ):

“ Assalamu’alaikum kyai “ .

tiba2 beliau berhenti sejenak dan menghadap ke-arahku ( meski kedua matanya buta ) . beliau tersenyum pada-ku dan menjawab salamku :

“ ‘alaikum salam gus “ .

hah ? sekali lagi Hah ???? . . . beliau menjawab salamku yg ku-ucap dalam hati ? allahu-akbar . beliau memang betul2 kekasih Allah .

akhirnya aku sowan dan berpamitan dg beliau . aku minta didoakan dan dinasehi oleh beliau . banyak doa dan pesan yg aku dapatkan . alhamdulillah akhirnya aku diberi kesempatan oleh Allah bertemu dg salah satu kekasihNYA.

dan 3 hari kemudian , aku kaget dan menangis mendadak ketika mendapat berita bahwa pagi tadi kyai Z telah meninggal dunia :

INNA LILLAHI WA INNA ILAIHI ROOJI’UUN “ .

Semoga kisah ini membawa kemanfa’atan buat aku dan semuanya

Thanks – abi .

 

masih ada lagi kisahku yg lainnya . tunggu aja ya , ntar aku terusin .. .

Selengkapnya...

Sabtu, 07 Maret 2009

ga' nyadar yah kalau ini adalah aku dulu . . .

                                                                                                                          santri 2 judulnya aja bikin aku sebel . tapi ngga' taunya bermanfa'at juga padaku akhirnya . nih kisah aku saat masih sekolah SD hingga aku diberangkatkan kepesantren sama ayahku . menurutku sih unik . coba deh kalian baca baik-baik dan sabar ya ... tapi jangan keburu berdiri dulu . baca dulu hingga selesai . ok ?! siip deh . kamu emang pengunjung blog yg baik deh pokoknya .

pernah denger kisah lima sekawan kan ? pasti pernah . tapi ini laen . ini yg terjadi dimasa aku masih mengaji pada seorang kyai sepuh yg masih ada ikatan keluarga sendiri dari fam basyaiban didaerahku . namanya kyai ahmad muhajir . nah kalau tadi ada kisah 5 sekawan maka sekarang kisahku ada 4 sekawan . yaitu sebuah persahabatan 4 anak kecil antara aku , abdullah (putra sang kyai tersebut yg aku memanggilnya ami dullah , nizar dan zainul . kita itu dulunya sekelas sajak 1 SD hingga lulus 6 SD .

macam-macam karakter dari diri kita masing2 . ada yang rajin , disiplin dan berwajah ganteng . nah sifat itu dimiliki oleh ke 3 temenku yg aku sebutkan tadi . dan ada yang males belajar , jarang pulang , suka bolos sekolah , ngga' ganteng dan ngga' disiplin . nah alhamdulillah sifat itu cuma aku yang memiliki diantara ke-4 nya he he he .

bayangin aja , dari semuanya itu cuma aku yang paling suka bolos sekolah dan nilainya jelek . satu-satunya anak yang paling sering dapet teguran dari kepala sekolah , ya aku ini . kalau sudah gitu tuh ... akhirnya kena marah juga sama ibu tercinta . tapi kalau ayah sih jarang marahin aku . soalnya si-ayah nih kurang begitu suka pada sekolah . beliau mau dan punya ke-inginan agar anaknya itu masuk kepesantren aja . sah-sah aja dong ... wong namanya keinginan seseorang kan beda2 atuh . ya ngga' ? lho ? kok diem sih semua ? ngga' setuju yah ? ah emang aku pikirin apa ... hahaha .

kita berempat ngaji bareng jika pagi . hampir tiap hari , kita ngga' pernah bolos kalau urusan ngaji . sumpah deh !. berani nyumpah pocong deh hehehe. wah berarti , kita nih sebenarnya anak2 rajin kan ? ah, ya ngga' juga kok . kita nih bisa aktif ngajinya karena setiap habis ngaji kyainya itu selalu ngasih kita uang jajan 2000 - 5000 rupiah tiap harinya... ( yeee kalau gitu sih jelas bisa aktif terus ) . selain ngaji ke kyai muhajir itu , aku juga ngaji ketempat lainnya habis maghrib . tapi sering ngga' masuknya . habis , ngga' ngasih uang sih ( ??? hahahah ).

tapi ada sisih baiknya kok dari aku dibalik kejelekan wajah dan kemalasanku . apa ? aku tuh hobby banget ama yang namanya baca . ya baca apa aja asal bisa dibaca . pernah ( bahkan sering ) ngga' sekolah gara-gara nyelesaikan baca komik seri atau novel silat dari persewaan . kalau nyewa, suka yg seri hingga 60 serian gitu . jadi dari pada sekolah bikin kepala pusing , ya mending bersembunyi dibelakang rumah dan baca komik atau novel silat itu . bayangin , itu berlangsung sampai kelas 6 SD lho . nakal ya ? . kalau masalah hukuman dari guru sekolah , kaya' nya paling sering deh . seperti orang sakit yg slalu nginum obat gitu deh .

masalah cinta gimana ? nah ini nih ... dalam hal ini aku selalu gagal dan ditolak atau ngga' disuka ama cewek2 temen sekolah . ya habisnya nakal banget sih . dalam pikiranku begini , mbok ya sekali-kali ada yang nerima cintaku gitu loh ..meski sebentar aja .. beda banget deh ama ke-3 temenku itu , banyak yang suka dan naksir . kesihan banget ya diriku ?? cieee ...

aha !!! tiba waktunya lulusan !

ujian sudah . jadi tinggal pembagian raport . dan eh , nilaiku pas-pasan . ya udah ga' pp yang penting lulus , titik ! . tau ngga' , apa yg terjadi saat ibu ku ngelihat nilai raportku begitu jelek ? bisa ketebak pasti . marah ! iya , marah . untung ada ayahku . beliau dengan tenangnya melihat nilai raportku . lho ? tiba-tiba beliau tersenyum saat ngelihat nilai raportku amat jelek.

" nah , ini dia anakku ... nilai raportnya banyak merahnya . ini tandanya berjiwa berani . yang penting sebentar lagi masuk dipesantren aja . aku hanya ingin anakku pinter dalam hal ilmu agama. urusan duniawi biar diatur sama Allah "

itu dia kalimat dari beliau . manis emang kenangan dimasa aku masih SD hingga lulusan .

teringat disaat belajar bareng . teringat juga bagaimana perjuanganku menawan hati seorang cewek teman sekelas dengan cara apapun namun dengan hasil yg sangat memuaskan , yaitu gagal total !! . teringat juga bagaimana nikmatnya saat membolos sekolah karena main atau sekedar membaca komik sewaan . ada lagi , yang ga' pernah lupa yaitu aku sering mencuri uang ibuku atau nyai ( nenek ) meski sudah dikasih uang jajanan . tapi ngambil uangnya ya ga' banyak sih . asal bisa dibuat jajanan seumuran 9-12 tahunan gitu . ga' banyak kan ? ya masak anak seumuran 10 tahun nyuri uang jutaan ya kebanyakan atuh ! . ah indahnya masa itu . . .

kini semua temen2 ku pada punya rencana . ada yg nerusin di SMP ini dan itu . kalau aku sih ngga' kepikiran sama sekali . justru ibuku yg berkeinginan agar aku nerusin SMP . namun itu sangat bertentangan dengan kemauan ayahku yang ingin aku masuk dipesantren . dan pada akhirnya , pendapat ayahku yang berhasil . dengan beberapa alasan ayahku bisa meyakinkan ibu agar aku masuk pesantren . sedang aku sendiri ? ah emang aku pikirin apa ..yang penting main terus ... main layang-layang , sepak bola atau dablak sodor ( jenis mainan anak2 ) .

nah yang lucu adalah saat hari pemberangkatan aku dibawa kepesantren di kediri adalah aku ngga' tau kalau aku mau dimasukkan kepesantren . saat itu aku sedang main layang-layang didepan rumah . eh ngga' taunya aku diajak ayah dan ibu . katanya mau pergi gitu aja . pikirku sih mau diajak ke mall atau kemana lah ... aku nurut aja dengan perasaan suka . lamaaa banget didalam mobil . kok ngga' nyampe-nyampe sih ? emang mau kemana ini ? kataku .

akhirnya nyampe juga kesuatu tempat yang kala aku ngelihatnya langsung suka . yaitu sebuah komplek pesantren yang sejuk , dingin dan indah menurutku . aku langsung turun dari mobil dan loncat2 dengan berlari-larian . aku diajak masuk ketempat itu . enak banget tempatnya . setelah lama melihat-lihat suasana didalam dan luar pesantren tersebut aku semakin betah . lalu ayah mendekati aku dan bilang :

" bi , kira-kira kalau kamu mondok disini suka ngga' ? " tanya ayahku .

" suka ! suka ! " itulah jawaban spontanku .

" kamu berani ngga' jika saat ini kamu ayah tinggal dan langsung mondok hari ini ? "

" siap ! saya mau "

wah luar biasa . aku langsung mau . akhirnya aku hari itu juga mondok di pesantren alfalah ploso mojo kediri . dan alhamdulillah bisa sampai 7 tahun disitu . dan hingga sekarang aku sadar bahwa pilihan ayah padaku untuk memasukkan kepesantren ngga' salah . bahkan aku bersyukur atas semua anugrah yang Allah berikan padaku hingga saat ini ..

nah itu kisah singkat ku terima kasih

abi al-khoir zakky nafis

Selengkapnya...

Jumat, 06 Maret 2009

hah ? kok semua bau gini seh ?? 

santri

kisah ini nyata juga . terjadi ketika aku masih berada dipesantren dulu .menurutku sih kisah lucu banget –setidaknya menurutku lo - . namun jika aku teringet pada peristiwa ini nih , hehehe aku ngerasa kok usil banget ya aku dulu? . ya udah , emang udah terjadi dan sekarang menjadi sebuah kenangan yg g’ akan pernah kulupakan . begini ceritanya :

 

- aku tuh ketika dipesantren dulu sukanya nge-jahilin temen2 yg lagi tidur . jadi intinya gini , jika ada temenku yg tidur biasanya aku coret-coret tuh pipi temenku atau mulutnya atau apapun lah yg bias bikin wajahnya jadi ky’ kera sakti – sun go kong –.

pas saat dia bangun , dia ga’ nyadar pastinya dengan kondisi wajahnya yg sangat memperihatikan itu . kan jarang orang yg baru bangun tidur langsung menghadap kaca – ngerasa kali ye kalau jelek ?- . paling dia langsung duduk nyantai dulu sambil bertahap ngembali’in akal-nya yg semalem kelayapan kemana aja . orang baru bangun tidur kan gitu ? ga’ sepenuhnya sadar ? .

nah , disaat dia duduk dibangku kayu diluar kamar itulah , banyak yang ngelihat wajahnya yg penuh dg coretan2 yg sangat mengenaskan-kaya’ pembunuhan aja ya bi ?- so, semua orang yg melewati jalan depan kamar kita , jika melihat wajah temenku itu pasti pada ketawa . ga’ Cuma satu dua orang aja bahkan tiap orang lewat kesitu pasti pada ketawa . nah ini dia yg bikin temen aku itu ngerasa curiga . ada apa sih kok pada ketawa ? .

akhirnya dia usap-usap wajahnya dg telapak tangannya . ternyata pada telapak tangannya telah membekas warna item.langsung dia ngaca . dan ? hahaha . . . dia berteriak2 panggil namaku , bi ! abi ! kemana kamu ? awas ya kamu ! gitulah kurang lebihnya . marah besar .

dan dia tahu kemarahan itu emang langsung dia tujukan padaku . emang aku ngelakuin gitu ga’ sekali dua kali aja , tapi sering banget . jadi mereka pada ngerti kalau itu perbuatan-ku . nah , ibarat sinetron dan film , sekarang adalah episode pembalasan dendam ! keliatannya para korban-korban atas kejahilanku telah membuat mereka mengadakan rapat tertutup dan rahasia guna merencanakan pembalasan dendam padaku –cieee, kaya’ dinas rahasia CIA aja ya bi ?-

ga’ tau apa yg mereka rencanakan , ih abi nih jika abi tau kan namanya bukan rahasia lagi atuh ? . yah pokoknya jam demi jam tlah berganti namun ga’ terjadi apa2 pada diriku . aku pun biasa aja ga’ ngerasa ada pembalasan apapun dari mereka .

akhirnya malam tlah tiba . seperti biasanya para santri mengerjakan tugas2-nya . dan jika selesai semuanya mereka pada tidur . biasanya , aku ga’ mau tidur terlebih dulu . harus paling terakhir . biar ga’ ada yg buat macam2 padaku . sekarang , kulihat semuanya udah pada tidur pules . ada yg nungging ada yang ngorok dan ada yg kakinya saling petakilan – bahasa apa tuh bi ? – nah , inilah saat yg aman buat aku tidur . dan tertidurlah aku pada akhirnya .

samara-samar ku dengar adzan subuh . dan terdengar pula suara para santri2 lainnya yg seperti biasanya berangkat ke masjid pesantren untuk berjama’ah. Aku langsung bangun ! dan eit !!! . . . abi gitu loh , harus ngaca dulu atuh . sapa tau wajahku dalam keadaan tercoreng akibat dendam teman2-ku . dan ternyata wajahku ga’ terjadi apa2 dan masih tetap manis kok – hmm ! kumat deh !-

ah selamat deh ga’ ada yg buat macam2 padaku . langsung aja aku kekamar mandi dg cepet2 karena takut ketinggalan berjama’ah subuh . bukannya apa , karena berjama’ah subuh itu diwajibkan bagi para santri . jika ga’ dilakukan pasti kena hukuman deh . jadi pada intinya , aku mulai dari kamar hingga dari kamar mandi sampai menjelang sholat subuh masih ga’ nyadar sepenuhnya jika ada yg terjadi pada diriku . sedang para temen2 keliatan kaya’ ga’ ada apa2 gitu .

nah , mulailah sholat subuh dilaksanakan . ditengah sholat subuh mulai semua orang pada khusu’ . diem dan tenang kecuali si-imam yg keras membaca surat al-fatihah . ya iyalah ! masa’ berjama’ah kok semua pd baca fatihah keras2 ? . nah dari suasana tenang dalam sholat itulah aku mulai nyadar jika ada yg beda denganku . tapi apa ya ? aneh deh .perasaan ga’ seperti biasanya . oh iya . ternyata bau ! baunya itu lo kok nyegrak banget . perasaan nusuuk buanget baunya .

ditengah sholat itu , aku melirik kesekujur tubuhku.barangkali ada yg terkena kotoran atau apa yg menyebabkan bau-nya ky’ gini . tapi semuanya fine-fine aja tuh . ga’ ada apa apa yg salah . aku raba leher dan wajahku . dan ga’ ada apa apa juga . itu berlangsung hingga sholat telah usai .dan akhirnya aku punya kesimpulan bahwa bau itu bukan dari tubuhku . mungkin temenku yg disampingku itu yg bau . aku cium tubuh temenku itu . dan emang bau banget dia . lalu aku cium temenku satunya lagi, dan ternyata bau juga dia . dan anehnya , tiap orang yg aku cium tubuhnya kok pada bau semuanya .

aku masuk kekamar-ku . baunya kok ngikut terus sih . aku cium baju , handuk , kopyah dan semuanya . kok semuanya sama seh ? bau ! .

tau ga’ , ini berlangsung hingga berjam-jam dipagi itu . sampai pada akhirnya , aku lihat temen2-ku pada ngetawain aku . jadi aku curiga . pasti mereka ngerjain aku . balas dendam mereka . sampai pada akhirnya , ada yang kasihan pada-ku . karena selalu bau yg sangat nyegrak banget pd hidungku .

“ sorri bi , semalem kita sepakat ngerjain kamu . habis kamu selalu ngerjain kita sih . tuh , dihidung kamu yg daleeem banget kita kasih tai . biar ga’ kelihatan dan terlihat , maka kita tarok didalem hidung . hehehe rasain lo ! uh , sompret deh mereka . pantes saat aku ngaca ga’ terlihat tai-nya . Cuma terasa baunya aja .

hmmmm . apes deh aku . syukur deh ada yg ngasih tahu . maka secepatnya aku cuci hidungku sampai hilang bau itu .

thanks . lucu ya ?

abi .

Selengkapnya...

Akhirnya Tiang Listrik itu Sukses Bikin Aku Malu . . . 

sepatu

 

 

 

sebenernya ga’ gitu amat sih judul postingan ini . kok sawangane aku ini katrooook banget gitu lo . aku sih sering juga pakai sepatu . tapi ngga’ sepatu kantoran kaya’ bos2 gitu . aku biasa pakai sepatu biasa aja yg ga’ pakai bunyi ‘ tok tok tok ‘ gitu . aku jadi inget kisahku saat aku berada di-makkah ( naik haji waktu itu ).

Aku ga’ bawa sepatu disana . Cuma sandal aja . nah suatu ketika aku diajak temen-ku yg sudah mukim disana lama untuk wisata ketempat sejarah yg bernama wadi fathimah dimakkah ( dimadinah juga ada ) . temenku sangat keren pakaiannya . sedang aku ? ah namanya aja orang ndeso ya biasa aja . ngelihat aku berpakaian biasa aja , temenku nawarin sepatu untuk aku pakai . agar terlihat keren abis lah ! gitu katanya .

wow . . . apa salahnya aku terima tawaran itu . akhirnya aku nanya pada temenku yg namanya muhari itu :

“ muhari , mana sepatunya “

“ tuh disitu . pakai aja “. Jawab muhari dengan menunjuk tempat sepatunya .

oh no ! ternyata sepatunya tuh model sepatu2 kantoran . ini nih yang ngga’ aku suka dari dulu . tapi gimana ya ? wong aku udah terlanjur ditawari , dan aku mau . jadi ngga’ enak banget jika tiba tiba aku tolak . akhirnya dengan terpaksa aku pakai juga sepatu itu . warnanya hitem dan mengkilat lagi . waaaoh , pas dan enak dipakainya . rasanya ngga’ seperti sepatu2 yg biasa aku pakai . sepertinya aku ngerasa enjoy deh .

setelah aku pakai , aku coba berjalan muter-muter untuk membiasakan diri . dan ternyata enak rasanya . tau ngga’ ? apa yang aku suka dari sepatu kantoran itu ? aku suka suaranya jika dipakai jalan . gini suaranya:

‘klotak .. klotak …klotak ‘ . nah itu suaranya .

enak banget didengernya . hingga membuat pikiran kita ber-imajinasi bahwa diriku adalah seorang bos . akhirnya kita berangkat bareng . sebelumnya mampir dulu ke-masjidil harom . disepanjang jalan , perasaanku ngerasa aku paling gagah banget . ya gara-gara sepatu itu . apalagi bunyinya . hingga ngga’ jarang jika saat jalan aku selalu ngelihat bawah . kulihat sepatu-ku itu yg keren dan mengkilap .

wah . . . mantap deh rasanya . kalian tahukan disekitar masjidil harom tuh banyak banget tiang-tiang listrik dan telephon ?

nah ini nih yang bikin masalah dan malu banget . gimana engga’ disaat aku lagi enjoy-enjoy-nya ngelihat sepatu-ku sendiri yg aku pakai , eh ngga’ taunya didepan ada tiang listrik , yg dengan tanpa perasaan ngga’ mau negur aku . jadi , langsung aku kejeduk ama tuh tiang ( nabrak ) . bunyinya gini :

“ dhuoooong !! “ 

keras banget ! dan orang2 sekitar pada ngetawai aku . sakiiit sekali kepalaku ini . dan malu banget .

ah , gara-gara sepatu sampai membuat aku malu kaya’ gini. Apes . jangan ditiru ya …

thanks – abi .

Selengkapnya...

‘BURUNG’ sudah ga’ cakep , suka nampang pula !

Santri tidur aneh2 ya jika ngeliat para santri tidur ? ini santri dulu lho ? bukan santri jaman sekarang yang jika kepesantren bawa perlengkapan lengkap seperti layaknya orang mau nginep dihotel . kalau santri dulu engga’ banget . bawa pakaian seadanya dan ga’ bawa bantal atau kasur . ya apa adanya aja . saat aku dulu juga gitu . ga’ kenal ama yg namanya kasur empuk atau bantal guling . jika mo tidur ya langsung aja tancep disembarang tempat . dan bantalnya dari kayu ( dumpal istilah pesantrennya ). biar tempatnya bau atau kotor yang penting bisa ngorok dengan sukses , gitu deh .

senengnya tuh tidur ngumpul2 ama temen2 yang sebelumnya saling bercerita dan becanda diberanda kamar dengan lampu yang udah dimatikan . wah kenangan manis banget tuh . nah saking nyenyak-nya tuh tidur , ga’ jarang juga yang tingkahnya pada petakilan kesana kemari . banyak tingkahnya sih . sama seperti aku . terkadang kaki-ku udah diatas perut temen atau sebaliknya .

jadi jangan heran deh disaat kita bangun dan mumbuka mata kita , maka pertama kali yg kita lihat adalah kaki temen dimuka kita atau diperut atau ternyata ada yg memeluk kita .

ada yg lebih parah lagi nih , yaitu ada yg tidurnya memeluk kita ( ga’ sadar lo , karena tidur ) terus mulut tuh orang mangap ( terbuka ) dan deket dg hidung kita . ditambah lagi dia jarang sikat gigi . waaah .. gimana coba ? angin yg apek terus-2an kita hirup . apa ngga’ ngerusak otak kita tuh ? polusi berat kan ?? hahahah …

apapun itu , tetap aja sebuah kenangan manis selama ada dipesantren . dan aku inget ketika aku ngerjain temenku yg biasanya banyak tingkah dan lucu disaat dia lagi tidur pulas . gini ceritanya :

namanya sholeh . dia lucu banget . tanpa becanda-pun banyak yg ketawa . emang sudah dari struktur wajahnya kali ye ? . dia masih agak baru dipondok . tapi udah banyak temennya . dia juga sering ngerjain temen2 . tapi ada satu kelemahan dia , takut dg gelap atau sejenis hantu gitu deh . makanya jika dia tidur , dia ga’ mau ngumpul sama kita2 karena gelap . dia pilih tempat yg terang .

nah itu dia yg sering bikin orang pada heboh . gimana engga’ ? udah tidurnya ditempat terang , eh sarung-nya terkadang menyingkap ke-atas hingga keliatan ‘ burung ‘nya . lagian kenapa sih ga’ pakai celana dalem ? aneh ya ? ( emang kamu suka pakai itu ya bi ? hehehe ).

Jadinya , tiap ada santri yg lewat ditempat sholeh tidur pasti pada ketawa . habis , ada tontonan gratis dan ga’ bermutu banget sih !. aku sebel ngeliat-nya . udah ‘burung’nya jelek , item lagi ! hehehe .

segera aku ngambil tinta item ( mangsi istilah pesantrennya ) . lalu aku menuju ketempat sholeh itu . semua temen2 yg tahu rencana–ku itu pada ketawa dan ngedukung 100 persen pokoknya . nah sekarang sholeh yg sedang lelap tidur dan ngorok tepat dihadapanku .

dan ? . . . uh , burung-nya itu loh yang buat aku jengkel banget ( ikutan mejeng kali ye ? ) . segera aku buka tutup tinta item yg aku bawa tadi . aku oleskan tinta itu disekujur tubuh ‘burung’ sholeh yg ga’ cakep itu ( tapi sok cakep ).

Rata sudah olesan tinta item tadi . sekarang , ‘burung’ sholeh terlihat aga’ keren dikit . asli kaya’ anakan lele yg item hahaha . semua yg ngelihat pada ketawa . jadi rame pondok malam itu .

nah sekarang kalian pasti bertanya apa yg terjadi selanjutnya ?

gini , tiba waktunya para santri bangun dan mandi . agar bisa berjama’ah sholat subuh . namun sholeh ? dia sih udah biasa bangun telat . disaat para santri sholat subuh , dia baru bangun dan menuju kemamar mandi . biasa dong jika orang yg baru bangun tidur , akal-nya masih belum normal . dan biasa juga kan tiap cowok jika dikamar mandi yg pertama kali dikerjakan adalah kencing dulu .

nah itu dia ! ( menurut cerita sholeh sendiri nih ) saat dia kencing , matanya masih setengah melek . dia pegang ‘burung’nya agar kencing-nya lebih ter-arah dan ga’ nyasar ketempat laen . nah disaat sudah selesai kencingnya , dia lihat ‘burung’nya itu . dan ? apa yang terjadi ? kami yg sedang sholat deket tempat sholeh mendengar suara :

“ tolong . . . ‘ burung ‘ ku ilaaang !! “ .

sumpah deh ! dia ngomong gitu dg pakai bahasa jawa . kan burungnya di-olesi hitem . jadinya kalau dilihat sama mata yg masih ngantuk dan akal yg blom semuanya kembali , ya pasti kaget lah . kami yg sedang solat tuh pada nahan ketawa . lucu banget deh sholeh ,

sejak saat itu , dia kalau tidur hati2 banget dan mulai pakai celana . aman deh sekarang .

thanks – abi .

Selengkapnya...

Makasih Bi , masakannya mantap !

dapur- santri Ini kisah kenakalan seorang santri dipesantren . seperti diriku ini . dulu tuh , udah biasa saling ngerjain temen sesama santri . ya habisnya itu udah jadi tradisi sih . termasuk mencuri barang atau makanan milik temen sendiri . tapi jangan salah paham dulu , disamping itu sudah terbiasa namun cara ngambilnya ga’ kaya’ maling2 pada umumnya yg harus tengah malem dan ga’ ada yg tahu .

tapi kalau dipesantren tempatku ngga’ gitu . dilakukan dg alasan bales dendam dan dengan cara dilakukan rame2 antar temen kamar . jadi Cuma si korban aja yg ngga’ tahu . dan yang paling penting adalah ending-nya yg bagus . ujung2 nya pasti mengaku rame2 dan dapet deh maaf dari si korban .

nah sekarang aku ceritain kisah menarik-ku . aku tuh dipesantren masak sendiri dg 4 temen yg saling patungan . jadi jika kita dapet kiriman uang , maka sebagian kita jadikan satu untuk dibuat belanja beras dan bumbu2 lainnya . belanja sebanyak mungkin agar mencukupi minimal 15 hari kedepan . nah saat ini , persediaan beras kita masih ada tapi untuk lauk pauknya itu yg habis . wah masa’ kita Cuma makan nasi aja ? gimana rasanya atuh ? anyep kali ye . . .

jadi malem tuh ke 3 temenku pada mikir , apa lauk-nya ? . pusing deh . semiskin inikah kita ? oh no . . . sepertinya kita laya’ deh dapet bantuan dari pemerintah daerah bila perlu pusat atas kasus kekurangan pangan ini . hehehe . lha iya to ? ini kan bisa dikategorikan bencana kekurangan pangan ? ( ga’ segitunya kali bi ) .

nah disaat kita semua pada bingung mikirin lauk sedang perut kita laper banget , akhirnya aku inget temen akrabku beda komplek kamar yg pernah makai berasku tanpa ijin aku dulu . itu sih dulu . namun saat itu dengan entengnya dia ajak makan aku rame2 dan berakhir dg pemberitahuan serta permintaan maaf pd-ku atas pemakaian berasku itu . asem ! mereka sambil ketawa-ketiwi lagi ! . namun itu semuanya ga’ ada masalah apa2 . dan akupun ridha kok . itulah dunia santri yg penuh kekurangan dan jauh dari berkecukupan dan mewah2-an .

kita lanjutin yah ceritanya . . .

Yah , begitu aku inget temenku itu , langsung aku lihat lemari kecil tempat bahan bahan masakannya . setelah aku buka rame –rame dg ke-3 temenku terbukalah pintunya . terlihat lengkap banget persediaannya . bahkan ada daging ayam lagi meski Cuma dikit . akhirnya kita sepakat ambil daging dan bumbu2 seperlunya . hehehe ..

dasar miskin nih . singkat kisah , kita masak ayam itu dan kita buat kuah-nya yg agak banyakan dikit biar jadinya mencukupi . setelah semuanya mateng , temen2 pada ngga’ sabar ingin makan . namun aku larang karena aku bilang begini :

“ eit ! jangan makan dulu . sabar ! kita panggil sa-amin ( pemilik daging dan bumbu yg kita curi itu ) ikut makan bersama kita . tapi jangan dikasih tahu dulu apa yg telah kita kerjakan sampai makan-nya dah selesai “ .

akhirnya temen2-ku pada nurut . mereka cari tuh si-amin . dan akhirnya ketemu deh .

“ min , lagi ngapain ? “ kata temenku .

“ nih , lagi betulin bolpein yg aga’ bengkok . ada apa ? “ . Tanya amin .

“ yuk ikut makan bareng , tuh si-abi dapet rizky lumayan . yuk ke-dapur “ .

“ bener nih ? nah gitu dong sesekali ngajak kita makan “ .

dengan senangnya si-amin langsung meletakkan bolpoin-nya dan langsung ikut sama teman2 . tapi , jika dipikir-2 temen-temenku canggih juga ya ? kok gitu ? . iya , ekspresi wajah2 mereka itu loh yg ga’ ketara banget . hingga membuat amin yakin kalau undangan itu ngga’ ada unsur merugikan dirinya . wah salut . . .

tiba-lah si amin dan temen2 ketempat memasak . sedang aku disitu sedang menyiapkan segalanya .

“ wah bi , lagi banyak uang ya ? gitu dong “ . kata amin menyapa aku .

“ iya dong , makanya aku tasyakkuran dg ngundang kamu “ . jawabku .

“ lho , ko Cuma aku yg di-ajak ? yang lainnya mana ? “

“ huh cerewet banget sih ?! . mau apa ngga’ ? tinggal makan aja pakai ribut “ .

“ iya iya … oke deh , gimana ? sudah bisa mulai ? .

mulailah kita makan bareng malam tuh . meski seadanya . dengan lahapnya kita menyantap makanan itu . kenyang deh . dan semua terlihat legah dan kenyang . terbukti mereka sama pegang perutnya masing2 dan tak jarang dengan mengeluarkan kentut berkali-kali dg macam2 suara dan nada ( kaya’ paduan suara ya ? ) .

nah sekarang tinggal satu masalah yg harus diselesaikan . temen2 pada pakai isyarat mata agar aku yg nyelesaikan masalah ini . aku pun paham . dan ku dekati si-amin .

“ eh min , jangan pergi dulu . gimana makanannya tadi ? “ tanyaku pada amin . dengan tanpa merasa dirugikan , amin menjawab dg mantap :

“ wah , sip bi . masakannya sedep banget . dagingnya juga empuk . kapan2 undang aku bi . lumayan buat ngurangi jatah . makasih bi hehehe “ .

“ beres min . . . tapi kita semua terima kasih banget juga sama kamu min . berkat kamu kita semua terhindar dari bencana kelaparan “ .

“ lho kok bisa ? emang kenapa ? “ . Tanya amin heran .

“ iya . tadi tuh sebenarnya daging ayam dan bumbunya punya kamu “ .

“ yaah , sial kamu bi ! sama aja dong tadi itu aku yg tasyakkuran . bales dendam kok g’ bilang2 . . . awas kamu bi “ .

jawabnya dg ketawa ngakak . akhirnya aku minta maaf dan dia pun tanpa dimintai maaf sudah terlihat ridha kok . legah lah hatiku .

tau apa yg terjadi selanjutnya ? . . .

pencurian demi pencurian beras dan bumbu terus berlangsung antara kelompokku dan kelompok amin . tapi ya terjadi begitu aja tanpa adanya jengkel , dendam atau apapun . balas dendam berlanjut . ah dunia santri yg polos dan penuh ke-ikhlasan . dan ending seterusnya adalah kita antar kelompok akhirnya bergabung jadi satu hingga sampai akhir . hingga sekarang para temen2 kalau inget tuh peristiwa pasti pada ketawa . ah indahnya dunia pesantren .

thanks – abi .

Selengkapnya...

Kamis, 05 Maret 2009

Kisah-ku dan Kyai itu ( maaf ya kyai )

 

animasi santri 1 Kisahku yg ini emang antic banget . sudah kebiasaanku dari dulu suka sowan ke-rumah2 para kyai sepuh . itupun aku lakukan juga ketika aku masih mondok di PP AL-FALAH ploso mojo kediri . berbagai macam dan ragam para kyai-kyai yang aku sowani. Pokoknya jika aku dengar disuatu daerah yg terdapat kyai sepuh yg ‘alim pasti aku datangi rumah beliau . yaa tujuanku Cuma sederhana aja , pingin mendapat keberkahan dan penyemangat hidup . diakui atau tidak para kyai sepuh itu hampir keseluruhan umurnya beliau persembahkan buat ALLAH . jadi pantas jika aku berpendapat beliau-lah orang-orang yang dicintai Allah . nah , siapa tahu dg bertemu beliau2 aku bisa meniru jejak langkah beliau . yak kan ? ( ada yg protes dan keberatan ? )

Kisahnya begini :

Se-ingatku didaerah kediri bagian kota aku mendengar kebesaran nama se-orang kyai . bagiku , nama besar itu bukan terkenal karena jabatannya atau dikelilingi orang-orang besar pula . namun nama besar menurutku adalah meski ga’ seberapa terkenal namun beliau bener2 bisa bertindak seperti layaknya seorang kyai . beliau pengasuh salah satu pesantrn didaerah situ .

segera aku bersama temenku , udin berkunjung ke-rumah beliau . emang aga’ susah sih nyari alamat beliau . ya karena didaerah kediri kalian kan tau , banyak pesantren yg berdiri disitu . besar-besar lagi !. makanya kediri pantas dapet julukan ‘ kota santri ‘ .

dari perjuangan kita akhirnya ketemu juga letak pesantren dan rumah beliau . lalu aku bersama temenku naik bis kejurusan pangkalan yg deket dg tempat beliau . setelah sampai ganti aku naik becak .

nah , sudah sampai nih . terlihat tuh ada bangunan besar dan disitu terlihat terdapat masjid pula disekitar nya . lumayan bagus juga pesantrennya . aku lihat dari kejauhan banyak juga para santri yg sedang melakukan tugas2-nya . ada yg nyapu halaman komplek . ada yg mengeringkan pakaian yg habis mereka cuci dan ada juga yg belajar dan sesekali sambil tertawa . ah terlihat nyaman banget kehidupan mereka .

aku turun dari becak . aku tanyakan pada tukang becak itu :

“ pak , nih bener pesantren-nya kyai (?) . maaf ga’ tak sebutin namanya “

“ oh iya . betul mas . tuh pesantrennya “ . jawab bapak tukang becak itu sambil nunjuk kearah pesantren depanku itu .

“ oh . kalau gitu makasih ya pak “

setelah membayar tukang becak itu , aku-pun bersiap-siap ganti pakaian dulu . ya ga’ lucu atuh , masa’ sowan ke kyai dg pakaian ala preman gini . aku udah siapin seperangkat busana muslim lengkap sarungnya ( he he kaya’ mo nikah ya ? ) .

namun sebelum aku ganti pakaian aku belie es krim jalanan dulu yg berhenti didepan gerbang pesantren itu . disaat nunggu es krim , disitu ada bapak yg agak tua , yg kulitnya agak item ( sorri ) , kepalanya botak , berpakaian tani warna item dan celana yg aga’ pendek item juga . dia melewati tempatku beli es krim itu dg bawa kayu bambu    ( 2 meteran kali , aku ga’ tau persis panjangnya . lupa ngukur sih ) dan pisau yg aga’ panjang . keliatannya sih habis nyari bambu itu . dia keliatan lumayan kotor sih . so , pas banget deh jika profesinya tani .

dengan sopannya dia menyapa aku .

“ monggo mas “

“ ya pak “

aku sih ngebalesnya biasa aja atuh ( emang harus make’ lompat bi ? ) soalnya dia kan Cuma petani . jadi ya aku biasa aja .

“ eh pak . maaf ya , kyai …(? ), pengasuh pesantren ini bisa ga’ ya disowani ?”. tanyaku padanya .

“ insyallah bisa mas . memangnya mas belum pernah kesini ya ? darimana ? “ . jawabnya sopan dan balik nanya’ aku .

“ belum pak . saya dari Surabaya . eh , pak , disini banyak juga ya santrinya ? santri yang putrinya juga ada ya pak ?”.

“ iya . lumayan banyak . santri putrinya juga banyak . kenapa mas ?”. Tanya-nya pdku dg heran .

“ ah , engga’ , tapi sapa tau ntar saya ditawarin santrinya yg putri . lumayan kan pak? ha ha ha . emang kyai-nya punya istri berapa pak ? “

“ kalau ga’ salah istrinya tiga mas “. Jawab bapak itu .

“ wah , curang tuh kyai . saya aja yg masih muda belom dapet istri sama sekali . ah, ntar jika bertemu sama kyai-nya , saya mau minta santri putrinya satu deh”.

“ mas bisa aja . ya dicoba aja mas “ .

“ emang bapak kenal ya sama kyai-nya ? “ tanyaku pd bapak itu .

“ insya allah kenal dekat sekali mas . oh iya , maaf mas saya mau teruskan pekerjaan saya . silahkan aja kalau mau sowan “ kata bapak itu sambil pamit pergi padaku .

“ oh silahkan pak “.

Akhirnya bapak yg seperti tani itupun pergi meninggalkan aku dan temenku . setelah merasakan es krim , aku siap2 ganti pakaian di masjid itu . ya harus cuci muka dahulu dan merapikan penampilan . kan mau menghadap seorang kyai ? Harus cakep pisan atuh . ya kan ? .

Nah , singkat kisah aku dan temenku dah siap semuanya . dan sekarang menuju rumah kyai . tiba didepan rumah terlihat sudah ada santri putra bagian penerima tamu . aku-pun dipersilahkan masuk .

wah ternyata didalem sudah banyak juga tamu2 yang sudah disitu . semua tamu terlihat anteng dan diem . kalaupun ngobrol itupun dg cara berbisik . yah emang gitu mestinya jika berada dirumah seorang kyai . akupun Tanya pd santri tadi .

“ kyai-nya ada kang ? “

“ oh ada , mohon nunggu bentar , beliau masih mandi “ . jawabnya .

“ oh iya kalau gitu . makasih ya kang “ .

dan aku pun dipersilahkan duduk bersama para tamu . dan tak lama santri itu keluar lagi dg membawa minuman buat aku dan temenku . dengan sabar aku menunggu kyai keluar untk menemui para tamu . sambil ngobrol dan tanya2 pada tamu2 lain . dan . . . .

tibalah saat yang dinantikan . sang kyai udah terdengar akan menemui kita . semua tamu serempak menata duduknya dg sangat sopan . termasuk aku . dan apa yang terjadi ?

begitu kyainya keluar dg pakaian seperti layaknya para kyai . putih bersih dan pakai sorban . tapi sebentar , kok rasanya ada yg aneh ya setelah melihat langsung kyai itu ? …

oh my god . . . beliau kan yg tadi didepan yg aku ajak ngobrol , yang bawa bambu dan pisau itu ? yang aku sangka seorang petani .

aduuuh . . . kaya’ hilang deh akal sehat ku ..malu banget tau ! gimana engga’ , wong tadi orang itu aku Tanya masalah santri putri dan masalah istri2 kyai . apalagi aku ajak becanda “ siapa tahu nanti kyai menawari aku santrinya “ gitu .. eh ga’ taunya , malah bapak itu kyai-nya . gimana coba ?

temenku langsung menepuk kakiku dan bilang dg berbisik :

“ rasain lo bi “ .

huuh jengkel aku sama dia . udah deh ga’ aku terusin ceritanya . yg pasti kalian pasti tau , seperti apa rasa malu yg aku alami waktu itu .

thanks

abi .

Selengkapnya...

Rabu, 04 Maret 2009

Kisah singkat aku dan si-bapak itu ( 28 - 11 - 2008 9 : 30 AM )


gubug

tulisan ini aku tulis atas dasar apa yg aku dengar dan aku liat . langsung aja g' banyak prakata . waktu itu aku lagi maen ketempat temen-ku yg punya pesantren. kebetulan temenku itu pengasuhnya sendiri . dia masih muda . meski pesantrennya kecil dan santrinya dikit sekali , namun tetep aja yang namanya pesantren kegiatannya sama dg pesantren lain-nya . yaitu ngaji ( belajar ilmu agama mulai tafsir , nahwu , sharaf , fiqh dll ) . bi ! ,abi ! , nih tulisan ujung-nya kemana sih ? banyak omong banget ! he he ok , langsung aja :

siang itu , ada tamu seorang bapak yg g’ seberapa tua , keliatannya sih dia tuh orang kaya dan berlagak agak g' sebegitu suka ama pesantren , lho ? kok sampai nyasar ke pesantren ini gimana ? . gini , anak-nya tuh ternyata mondok dipesantren temenku itu . namun keliatan g' dikasih ijin ma bpk-nya . padahal si-anak tadi pingin banget bisa ilmu agama , apalagi bisa baca alqu'ran . lalu si-anak tadi tetep pada keinginannya utk menetap dipesantren . katanya sih udah pamit ama ortunya , namun bagi sang ayah ngijinin secara setengah2 aja . nah singkat cerita , akhirnya si-anak tadi dipertemukan ama bapaknya ( dia nih udah berada dipesantren 3 bulanan mungkin ) .

 

pada awalnya , si-bpk tadi nanya’ ringan2 aja ama anaknya . tentang gimana kabarnya lah , makannya gimana , dan lain2-nya . namun pada akhirnya sibapak itu menasihati anaknya yg kalimat2-nya tuh ga' enak banget didenger buat dunia pesantren . dia bilang gini :

“ kalau kamu tetep bertahan dipesantren terus , bagaimana dengan masa depan kamu ? . mau makan apa kamu kelak ? sudah ga' punya ijazah . apa dengan berpakaian sarung dan kopyah bisa nyari penghasilan buat ngehidupin keluarga ?. sudahlah , kamu dirumah aja . belajar agama dirumah juga bisa “  .

... dan bla . . . bla bla ..banyak banget ngomongnya .

hmmm . . . gimana coba ? jelas aku dan temenku tuh kesinggung buanget ! . kaya'-nya dimata bapak itu , pesantren ga' layak buat ngejamin masa depan . dan aku heran banget ama temenku pengasuh pesantren itu , diem aja . ngerasa ga' tahan akhirnya aku mulai ngajak bicara ama sibapak itu :

" mari pak , silahkan diminum teh-nya "

kataku membuka pembicaraan .

“ oh iya mas , terima kasih "

jawabnya dengan nada yg layaknya orang kaya didepan orang biasa seperti aku . dasar emang aku , meski orang biasa namun ga' sudi dong diperlakukan kaya' gitu .

" kelihatannya bapak kurang sreg ( kurang suka ) ya putranya berada dipesantren ini ?". tanyaku lagi .

" bukannya kurang sreg , tapi saya mau anak saya ini meneruskan kuliahnya agar nantinya bisa enak kedepannya " .

" oh gitu , ennnnggg bapak ini kerjanya apa ? " . tanyaku.

" saya ? saya bekerja disalah satu bank didaerah surabaya sini " .

jawab bapak itu dengan agak suara menyombong banget .

" oooh . baguslah . pasti bapak orang-nya sibuk banget ya ? ".

" yah beginilah , namanya juga tugas . ya harus kita kerjakan . ini semua kan demi anak istri . tapi , nih anak ( sambil noleh ke anaknya ) masih kurang ngerti aja sama orang tua ".

kulihat wajah anak bapak itu , kelihatan dia seperti berharap agar aku bisa membantunya untuk meyakinkan bapaknya agar memberi izin dia dipesantren .

" emangnya , jika anak bapak ini terus dipesantren bisa menyebabkan kerugian apa terhadap bapak ?" .

dia mulai agak heran melihat aku nanya' kaya' gitu .

" ini bukan masalah rugi dan untung . tapi ini demi kelancaran masa depan anak saya kedepannya . apalagi jaman sekarang yang apa2 harus perlu ada ijasah untuk bisa ngelamar kerjaan . coba bayangkan , gimana nantinya setelah anak saya ini sudah berkeluarga ? . kalau g' ada pekerjaan tetap ? terus gimana ? " . jawab bapak itu setengah ngotot .

" iya , saya ngerti maksud bapak . namanya juga orang tua , ya jelas mikirin nasib anaknya kan ? . tapi saya mau tanya kebapak , katakanlah anak bapak sekarang mau ikut pulang sama bapak . apakah bapak akan langsung masukin dia kebangku kuliah ? ( hehehe ... kaya' bangku sekolah SD aja yah ) .

" iya , rencananya saya masukkan ke universitas ... ( ? ) . karena banyak yg keluar dari sana terus langsung dapet kerjaan " .

" gitu ya ? berarti ada juga yg sampai sekarang belum dapat kerjaan kan pak ? " .

' yaaa tapi masih banyakan yg berhasil mas " . katanya angkuh ..

" baiklah kalau gitu , gini aja , kenapa bapak ga' buat jaminan kepastian aja sama anak bapak " .

" maksudnya ? " . tanya bapak itu heran .

" katakan sama anak bapak begini :

jika kamu ga' dipesantren lagi . terus kamu kuliah , maka bapak jamin kamu akan dapat pekerjaan yg bagus dan nantinya akan kaya " .

" mas ini ada2 saja ... siapa yang bisa menjamin kehidupan atau masa depan seseorang ? semua kan sudah diatur sama yg diatas “ . ( tuh , kebiasaan orang2 jaman sekarang . nyebutin nama tuhannya aja g' mau . eh malah ' yang diatas ' . emang genteng apa ? ).

" jadi bapak sendiri masih ga' tau , kedepannya anak bapak spt apa ? " .

" saya memang ga' bisa kasih jaminan kepastian pada anak saya , tapi nabi kan pernah berkata siapa yg berusaha sungguh2 maka berhasil . ya kan ? “ .kata bapak itu meyakinkan banget .

" wah , bapak aneh , disisih lain , bapak ga' nanggepin kata nabi . namun disisih lain , bapak pakai kata nabi yg lainnya untuk mendukung pendapat bapak . jangan gitu ah , semua perkataan nabi itu baik kok jika dikerjakan . namun jika bisa ngerjain yg sebagian aja , mbok jangan merendahkan anjuran nabi lainnya dong .. " . kataku . 

terus terang , aku emang dalam posisi jengkel ama tuh orang . abis ! ga' peduli didepan orang ngomong dg se-enaknya sendiri sih . emang aku patung apa ? didepan anaknya kok ngomong-nya kaya' gitu .

" siapa yang ga' nanggepin kata nabi ? mas ini jangan menuduh sembarangan ya . pakai tatakrama dikit kalau bicara sama orang ! jangan menuduh sembarangan ! emang mas ini siapa berani ngomong gitu ke-saya ? " .

wah, dia bener2 marah keliatannya . muka merah . begitu aku liat dia marah , aku malah nyantai aja .

" silahkan diteruskan . . . " kataku .

" maksudnya apa kok diteruskan ? " .

" bapak kan saat ini marah , jika masih ada lagi kata2 yg akan dilontarkan bapak , silahkan . saya akan mendengarkan kok " .

" dasar tak punya sopan santun dan tatakrama ! memangnya kamu siapa ?" .

habis ngomong gitu , dia diem agak lama . lalu aku tanya pada bapak itu .

" sudah pak ? " .

" ya , sudah . terus kenapa ? "

" boleh saya bicara ? "

" silahkan , tapi harus pakai tatakrama ! " .

" baiklah . sebelumnya saya sangat matur suwun sama bapak yg mau meng-ingetkan saya tentang tatakrama . dan tadi bapak nanya' emang saya ini siapa ? itu tak perlu saya jawab . karena saya bukan sapa2 dan bukan apa2 .

tapi , agar pembicaraan ini bisa enak , maka saya minta sama bapak agar kesempatan bicara saya ini jangan diputus . biarkan sampai selesai agar jadi jelas semuanya . bagaimana pak ? bapak tak keberatan ? " .

" silahkan . . . " kata bapak itu .

" begini , tentang tatakrama yg bapak singgung barusan , ini akan saya kemukakan terlebih dulu . sebab bapak sendiri yang memulai topik ini . bagi bapak, saya kurang punya tatakrama . itu saya akui dan saya sengaja . kenapa ? karena bapak sendiri yg mengajari kami untuk tak memakai tatakrama lagi .

 

meski itu hak bapak menasehati dan memarahi anak bapak dg merendahkan pesantren , namun itu bapak lakukan dan ucapkan dihadapan si-tuan rumah dan saya yg sudah seperti keluarga disini . jadi tak heran jika tuan rumah merasa tersinggung .

terlebih lagi , bapak hanyalah seorang tamu dirumah ini . siapapun atau apapun anda , tetap sebagai tamu disini dan harus ada tatakrama tersendiri .

keluarga saya alhamdulillah telah sangat mendidik saya bagaimana cara bertatakrama pd siapapun , namun bukan berarti diam saja ketika mulai ada yang meng-injak2 harga diri . kesombongan sudah selayak nya dihadapi dg kesombongan pada saat tertentu " .

wah , terlihat buanget sibapak itu agak mulai keliatan malu . dia mungkin mulai ngerasa dg apa yg telah dia perbuat . lalu aku terusin bicaraku :

" terus kenapa saya tadi bilang bahwa , anda disatu sisih ga' nanggepin sabda nabi dan disisih lain , anda pakai sabda nabi demi pembenaran kepentingan anda sendiri ? .

begini , jika anda pernah baca buku2 tafsir , hadist dll tentang islam , pasti anda mengakui bahwa mencari ilmu agama dan ilmu dunia sama2 diperintah . namun anda pasti tahu diantara keduanya tadi mana yang paling diperintah dan yang lebih utama ? . apa perlu saya jawab ? “  .

" tak perlu . saya sudah ngerti " jawabnya dg nada gengsi bercampur malu .

" nah jika bapak tahu bahwa dua perkara tersebut sama2 diperintahkan untuk dicari , dan anda tahu bahwa ilmu agamalah yg paling utama dibanding ilmu duniawi , kenapa bapak bicara yg tidak patut terhadap orang2 yg berada dipesantren ? .

jika saya tanyakan lagi pada bapak , mana yg lebih wajib antara sholat 5 waktu dan bapak masuk kerja tepat waktu ?

 

bapak pasti tahu jawabannya . kalau anda sudah mengakui bahwa sholat 5 waktu yg lebih wajib , apa ga' wajib terlebih dulu bapak itu mengetahui ilmu-nya melaksanakan sholat , baru kemudian mengetahui ilmunya mencari pekerjaan atau duniawi ? . atau , saling bersamaan .

sekarang , katakan lah , kita ini malas kedua2-nya .

- ga' sholat 5 waktu dan ibadah wajib lainnya .

- dan juga menentang bos kita ditempat kita bekerja .

maka kita akan menghadapi dua masalah :

pertama :

kita akan berhadapan dg Alloh yg telah menghidupi dan memberi kita rizki selama hidup diakhirat nanti .

 

kedua :

kita akan berhadapan dg Bos tempat kita bekerja yg paling parah , kita akan dipecat .

nah sekarang mana yg kita takutkan , siksa Alloh karena kita dulu-nya malas melaksanakan semua perintahNya ?

atau pada Bos yg karena kita menentang perintahnya ? .

maka inti atau arah pembicaraan saya adalah , bahwa mencari ilmu yg berhubungan dg ibadah wajib perintah dari Alloh seperti sholat 5 waktu , puasa , zakat , haji itu wajib hukumnya bagi semua orang muslim .

 

dan . . . mencari ilmu yg berkenaan dg hal2 duniawi seperti sekolah , kuliah atau apapun agar nantinya bisa bekerja itu juga wajib hukumnya dg mengatur tujuan baik pada si pelakunya .

namun ? ke-wajiban pada dua hal tadi , yang pertama-lah yg paling utama untuk didahulukan . sebab itu menyangkut ibadah pada Alloh .

jika bapak saat kuliah dulu , atau sekarang saat sudah bekerja sangat menghormati , disiplin dan takut pada peraturan2 universitas tempat bapak . dan bos tempat anda bekerja . hingga bapak selalu melakukan semua itu meski dg membayar juta-an .

kenapa tidak lebih dari itu jika menghadapi peraturan dan kewajiban dari Alloh SWT yg notabene telah menghidupi bapak ? , memberi akal dan kesehatan hingga sekarang ? bukan-kah pada Allah-lah kita semua kembali ? pertanggung jawaban kita akan ditunggu .

nah , itu guna-nya ada pesantren-pesantren dibumi ini . tempat yang dikhususkan mempelajari halal dan haram , wajib , sunnah , sah dan tidak sah-nya semua jenis per-ibadatan menghadap Allah.

sekarang masalah jaminan masa depan . di-awal2 tadi bapak sudah tak bisa menjamin kehidupan anak bapak kelak . saya tanyakan pada bapak satu hal saja . begini :

apa ada jaminan dari anda , pekerjaan dan kekayaan yg sekarang anda miliki , akan masih ada hingga besok pagi ?

atau bapak masih hidup hingga besok ?

jika masih hidup ditahun depan , apa ada jaminan bapak masih menjadi orang kaya seperti saat ini ? .

sekarang saya tanya lagi , jika anak bapak kuliah hingga selesai , apa ada jaminan nantinya akan berhasil jadi orang kaya ? atau dapat pekerjaan ?

terus jika anak bapak masuk dipesantren utk belajar agama , apa ada jaminan kelak , dia akan susah dan miskin hidupnya ? . bapak ga' perlu jawab untuk hal ini . karena jawaban semua itu cuma Allah yang tahu " .

sebenernya pembicaraan ku masih banyak . capek ngetiknya . sumpah deh , sibapak itu diem aja . dia seakan membenarkan omongan saya . dan akhirnya kita semua jadi teman baik yg saling mengisi . si-bapak itu sering call aku menanyakan tentang hal2 yg berhubungan agama .

wah , happy ending ya . . .

ok teman , mari kita saling menghormati dan menghargai diantara kita . pesantren juga punya masa depan bagi santri2-nya kok .

kaya dan miskin juga bisa datang pada semua orang . yang penting kita saling kenal dan bersahabat ok .

tanks

abi - surabaya .

Selengkapnya...